Apa Saja Tugas Manajer Keuangan?

Sebagian besar pengusaha baik dalam usaha kecil atau besar biasanya akan bersemangat ketika sedang membicarakan ide-ide bisnis dan akhirnya mengesampingkan manajemen keuangan yang sebenarnya juga tidak kalah penting dari ide bisnis. Tidak sedikit dari mereka yang berpikir, ketika bisnis yang sudah dijalankan berjalan mulus, maka kondisi keuangannya akan sama bagusnya. Anggapan tersebut boleh saja benar, tapi sebenarnya bisnis bukanlah sekedar bagaimana kamu menghasilkan uang, tetapi bagaimana kamu membelanjakan sekaligus mengendalikannya.

Oleh karena itulah ilmu manajemen keuangan hadir. Manajemen keuangan bukan tentang bagaimana kamu mengatur atau memanajemen uang kas yang terjadi selama kegiatan bisnis berjalan. Pada kenyatannya, manajemen keuangan lebih dari hal itu saja, Jika diartikan dengan teliti manajemen keuangan membahas tentang bagaimana kamu mengelola kekayaan untuk menghasilkan keuntungan dan juga memanfaatkan sumber modal itu untuk membiayai usahamu kedepannya.

Membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian, tidak heran kalau dalam bidang ini ada satu orang yang fokus mengerjakannya atau sering disebut dengan manajer keuangan. Sebagai manajer keuangan seseorang yang memegang jabatan ini tentu akan memiliki tugas dan tanggung jawab khusus. Apa saja tugas manajer keuangan? Berikut penjelasan beserta tips untuk manajer keuangan.

 

Tugas Utama Manajer Keuangan, Secara Garis Besar

Dalam setiap perusahaan atau perseorangan keberadaan seorang manajer keuangan adalah hal yang wajib. Tugas dari manajer keuangan tersebut sangat vital dalam mengatur keuangan suatu perusahaan, bahkan ketika sebuah perusahaan tidak memiliki manajer keuangan maka kemungkinan kamu akan mengalmi kesulitan dalam mengatur kebutuhan yang harus disiapkan saat ini ataupun kebutuhan yang akan datang di masa depan baik dalam jangka panjang dan pendek.

Manajer keuangan sendiri merupakan seseorang yang mempunyai hak untuk mengambil keputusan yang vital dalam suatu perusahaan. Keputusan tersebut menyangkut semua hal yang ada kaitannya dengan pemasukan dan pengeluaran keuangan dalam perusahaan. Tugas utama dari seorang manajer keuangan secara garis besar dibagi menjadi empat tugas, yakni:

  1. Manajer keuangan akan bekerja sama dengan manajer lain dan bertugas untuk merencanakan dan meramalkan beberapa aspek dalam perusahaan termasuk perencanaan umum keuangan perusahaan.
  2. Manajer keuangan juga bertugas dalam mengambil keputusan penting investasi dan berbagai pembiayaan serta semua hal yang terkait dengan keputusan tersebut.
  3. Manajer keuangan bertugas dalam menjalankan dan mengoperasikan roda kehidupan perusahaan agar bisa berjalan seefesien mungkin dengan menjalin kerjasama dengan manajer lainnya.
  4. Manajer keuangan bertugas sebagai penghubung antara perusahaan dengan pasar keuangan sehingga bisa mendapatkan dana dan memperdagangkan surat berharga perusahaan.
  5. Secara singkat, dapat disimpulkan tugas utama manajer keuangan berhubungan dengan keputusan investasi dan pembiayaan perusahaan yang berpengaruh pada laju pertumbuhan perusahaan.

 

Tanggung Jawab Manajer Keuangan

Berkaitan dengan tugas manajer keuangan, berikut beberapa tanggung jawab yang harus dipikul oleh seorang manajer keuangan.

  • Mengambil keputusan yang berkaitan dengan investasi
  • Mengambil keputusan yang berkaitan dengan pembelajaan
  • Mengambil keputusan yang berkaitan dengan deviden
  • Merencanakan, mengatur, dan mengontrol arus kas perusahaan
  • Merencanakan, mengatur, dan mengontrol pengembangan sistem dan prosedur keuangan perusahaan
  • Merencanakan, mengatur, dan mengontrol analisis keuangan
  • Merencanakan, mengatur dan mengontrol untuk memaksimalkan nilai perusahaan.

 

Fungsi Manajemen Keuangan

Dalam menjalankan tugas sebagai manajer keuangan, tentu perusahaan akan mengharapkan sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya. Melalui manajemen keuangan yang efektif dan efisien nanti perusahaan atau usaha Anda diharapkan mampu bersaing dengan kompetitor atau perusahaan lainnya. Tidak hanya itu, melalui manajemen perusahaan yang baik maka pengelolaan dana untuk kegiatan operasionalnya pun akan lebih mudah untuk ditentukan. Berikut beberapa fungsi manajemen keuangan:

  1. Perencanaan Keuangan (Planning)

Fungsi ini adalah untuk merencanakan keuangan yang berhubungan dengan pengeluaran dan pemasukan uang dalam perusahaan dalam periode tertentu. Dalam perencanaan ini tentu nantinya semua biaya dan pemasukan akan dirinci satu persatu dan diharapkan bisa mengelola keuangan untuk mencapai tujuan perusahaan atau individu.

Perencanaan keuangan ini berisi daftar tujuan-tujuan keuangan yang dilengkapi dengan cara bagaimana mencapai tujuan tersebut. Oleh karena itu, terkadang perencanaan keuangan tidak bisa memberikan jawaban yang bersifat umum kepada tiap orang atau perusahaan. Hal ini dikarenakan tiap perusahaan atau individu memiliki kondisi, tujuan, dan strategi yang berbeda dalam mengembangkan usaha.

  1. Anggaran Keuangan (Budgeting)

Setelah manajer keuangan melakukan perencanaan keuangan, maka fungsi selanjutnya adalah untuk mengatur penganggaran keuangan. Penganggaran ini merupakan langkah selanjutnya dari perencaan keuangan dengan cara membuat secara detail tentang pengeluaran dan pemasukan yang ada di perusahaan tersebut. Anggaran keuangan merupakan suatu anggaran yang digunakan untuk menyusun anggaran neraca dalam suatu perusahaan atau perorangan.

Melalui penganggaran tersebut, maka perusahaan akan bisa lebih mudah mengetahui seberapa besar kebutuhan dalam satu periode atau kebutuhan dalam jangka pendek dan juga jangka panjang. Selain tiu, kegiatan penganggaran ini juga dilakukan untuk mengetahui besarnya modal yang harus digunakan untuk operasional perusahaan.

  1. Pengelolaan Keuangan (Controlling)

Manajemen keuangan juga berfungsi untuk mengatur pengelolaan keuangan dengan tepat. Dalam tahap ini, manajer keuangan memiliki fungsi untuk melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan perusahaan.  Selain itu, manajemen keuangan juga memiliki fungsi untuk mengumpulkan dana perusahaan dan memastikan dana yang sudah terkumpul itu tersimpan dengan aman.

  1. Pemeriksaan Keuangan (Auditing)

Sebagai upaya untuk mencegah penyimpangan terhadap dana perusahaan, maka manajemen keuangan akan mengatur pemeriksaan keuangan kemudian melaporkan semua pemeriksaan tersebut kepada atasan dengan data yang akurat. Sebelum itu, manajer keuangan juga harus melakukan audit internal atas keuangan perusahaan agar sesuai dengan kaidah standar akuntansi dan tidak terjadi penyimpangan.

  1. Pelaporan Keuangan (Reporting)

Manajer keuangan memiliki fungsi untuk menyediakan laporan informasi tentang kondisi keuangan perusahaan dan analisa rasio laporan keuangan.

 

Prinsip Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan memang dibutuhkan untuk semua perusahaan termasuk perseorangan, sayangnya dalam hal ini masih sedikit orang yang memahaminya. Sehingga ada beberapa prinsip yang harus dijadikan sebagai bahan pertimbangan agar bisa digunakan oleh manajer keuangan untuk meminimalkan biaya perusahaan sekaligus memaksimalkan laba perusahaan. Berikut beberapa prinsip manajemen yang juga menjadi bagian dari tugas manajer keuangan di dalam suatu perusahaan:

  • Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah salah satu prinsip manajemen keuangan yang harus dimiliki oleh suatu perusahaan. Akuntabilitas tersebut merupakan kewajiban hukum atau moral yang ada pada masing-masing individu, kelompok, maupun suatu organisasi yang menerangkan bagaimana dana yang diberikan kepada pihak ketiga.

  • Konsisten

Dalam mengatur keuangan di suatu perusahaan haruslah konsisten, hal ini bisa dilihat dari kebijakan keuangan dan laporan keuangan yang sudah dibuat dari waktu ke waktu. Namun konsistensi dalam hal ini bukanlah menuntut sistem keuangan harus sama, namun sistem keuangan ini bisa disesuaikan ketika struktur organisasi perusahaan sudah diubah.

  • Transparan

Transaparansi menjadi suatu kewajiban yang harus hadir di tengah-tengah manajemen keuangan. Pastikan organisasi atau perusahaan dan juga anggotanya harus transparan serta terbuka dengan apa yang menjadi kewajibannya sehingga mereka bisa memberikan informasi yang berhubungan dengan rencana atau aktivitas pihak yang berkepentingan.

  • Integritas

Prinsip manajemen keuangan selanjutnya adalah integritas yang memiliki arti dalam pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan setiap individu yang terlibat di dalamnya harus memiliki integritas yang tinggi. Dalam laporan keuangan yang sudah dibuat juga membutuhkan sifat integritas yang tinggi, dengan cara menjaga kelengkapan pencatatan dan pelaporannya benar-benar akurat.

 

Kriteria dan Syarat Seorang Manajer Keuangan

Setelah mengetahui tugas manajer keuangan, ketika kamu ingin mencari seorang manajer keuangan atau bekerja di dalam bidang ini, maka pastikan sudah memenuhi kriteria dan syarat berikut ini:

  • Berjiwa pemimpin
  • Dapat berkomunikasi dengan baik
  • Memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas
  • Mengetahui dan memahami ilmu keuangan dan akuntansi serta implementasinya
  • Memahami dunia keuangan, pendanaan, dan investasi
  • Mengetahui hukum dan kebijakan umum yang berkaitan dengan ekonomi
  • Dapat dipercaya dan menjaga rahasia perusahaan
  • Memiliki integritas tinggi
  • Dapat bekerja objektif, adil, tidak memihak, jujur, dan tidak berprasangka
  • Memiliki kompetensi dan profesional dalam bekerja.

Syarat menjadi seorang Manajer Keuangan  yang hebat di masa depan:

  • Motivasi Diri Anda sendiri

Memang menjalankan tugas manajer keuangan tidaklah mudah, oleh karena itulah kamu harus pandai memotivasi dirimu sendiri agar kamu bisa bersemangat dan menjalankan tugas dengan baik. Katakanlah pada dirimu sendiri kalau kamu bisa menjadi seorang manajer yang handal, dengan begitu tanpa disadari alam bawah sadarmu akan memberikan aura positif pada dirimu untuk menjadi seorang manajer yang handal.

  • Berorganisasi

Khusus untuk kamu yang ingin mnejadi manajer yang hebat, maka gaya kepemimpinan dirimu akan sangat dinilai oleh atasan dan juga bawahanmu nanti. Berorganisasi merupakan solusi yang tepat untukmu agar dirimu siap dalam menghadapi segala tantangan di masyarakat, dengan begitu dirimu akan terlatih dengan sendirinya.

  • Pendidikan yang berkualitas

Memiliki pendidikan yang kuat merupakan dasar yang baik untuk setiap profesi di bidang pendidikan terapan. Memiliki gelar saja tidaklah cukup, pastikan kamu sudah menantang dirimu sendiri untuk mengikuti kursus professional yang paling sulit sehingga bisa membawamu ke tingkat pengatahuan yang lebih baik dari sebelumnya.

  • Mendalami Teori Akuntansi Menengah dan Lanjutan

Ketika mempelajari ilmu akuntansi mungkin kamu merasa kesulitan dalam mata kuliah analisa laporan keuangan, akuntansi keuangan, dan akuntansi keuangan lanjutan. Nah, kalau kamu benar-benar ingin menjadi seorang manajer keuangan, pastikan kembali kamu mendalami materi ini agar nanti kamu tidak mengalami kesulitan. Kamu juga bisa memantapkan ilmu ini dengan mengikuti beberapa pelatihan keuangan & akuntansi yang ada di sekitarmu.

Nah, kira-kira seperti itulah tugas manajer keuangan yang perlu kamu ketahui. Perlu diingat kembali kalau keberadaan manajemen keuangan merupakan hal yang penting dalam suatu perusahaan. Mengingat tugas dan fungsinya yang benar-benar dibutuhkan di setiap perusahaan dari segi manapun. Melalui manajemen keuangan ini pula perusahaan bisa memaksimalkan bisnisnya sehingga mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *